Centaurian Orientation 2019, Ditutup dengan Tabligh Akbar

Diterbitkan pada 13-08-2019 14:23:12

Pelaksanaan masa pengenalan siswa yang diberi nama Centaurian Orientation 2019 itu bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar berakhlak mulia berdasarkan 7 (tujuh) pilar karakter khas Alcent, yaitu: Jujur, Disiplin, Bersih & Rapih, Berkata Sopan, Mandiri, Tangguh serta Bermanfaat.

Acara yang antara lain dihadiri oleh kepala sekolah SMA Alcent Agus Rustandi, M.Si. diisi oleh tasmi’, yaitu memperdengarkan hafalan Al Qur’an kepada para hadirin agar disimak. Peserta tasmi adalah dari unit kegiatan ekskul (ekstra kurikuler) Tahfidz Alcent, yaitu; Azka Rizal Anandar (kelas 12 IPA 4), Nazma Zahidah (kelas 11 IPA 1), Dhia Adibah (kelas 11 IPA 8) serta Saddam Husein (kelas 11 IPS 1). Sementara surat yang dilombakan antara lain QS. Al-A’la juz 30, QS. Al-Munafiqun 63 juz 28, QS Al-Muzzammil 73, Al-Mulk 67.

Tabligh akbar sendiri digelar di ruang utama Mesjid Pusat Dakwah Islam Pusdai Jl. Dipenogoro Bandung, dengan penceramah Ustadz Feylian, Lc, MA, yang dikenal sebagai salah satu pendiri Pesantren Pelvo (Pemuda Evolusi). Tema yang dibawakan Ustadz lulusan Al-Azhar Cairo dan Sudan itu adalah tentang keteladanan akhlak Rosulullah. Seperti diketahui, semasa hidupnya Rasullah sangat dekat dengan generasi muda.

Bahkan Rosul tidak segan memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk memimpin perang. Adalah Usamah bin Zaid yang ketika itu baru berumur 18 tahun, yang dipercaya oleh Nabi SAW memimpin perang melawan tentara Romawi.

Oleh karena itu, menurut Ustadz Feylian, Nabi Muhamad SAW adalah figur yang sangat tepat dijadikan idola, sekaligus panutan generasi muda. Karena ditangan para pemuda lah nasib masa depan bangsa ditentukan.

Penyelenggaraan Cento sendiri dibawah pengawasan dan bimbingan pihak sekolah Alfa Centauri, mulai dari kepala sekolah, guru, staf kesiswaan hingga siswa kelas 11 dan 12. Kegiatan Cento sendiri dilaksanakan di SMA Alfa Centauri Jl. Badak Singa No. 6 Bandung, selama 2 (dua) minggu, mulai tanggal 8 – 19 Juli 2019.